Saat ini semakin nyata bagiku bahwa ruang arus mengalir terasa semakin sempit dan melintasi bebatu karang bercadas, tetapi disisi lain realitasnya ada yang melintas kehilir lebih cepat dengan melompat kepancuran yang disiapkan. Memang ada timbul rasa dongkol menerima keadaan ini, karena mereka duluan tanpa harus melintasi jalan sempit, terjal dan berliku, "tetaplah teguh dan menikmati aliran yang berliku sebagai seni dan variasi yang akan menghiasi sejarah hidup masing-masing". Mungkin yang selalu melompat menghindari tantangan akan cepat sampai namun tanpa ada pengalaman yang cukup untuk modal memikul tanggungjawab yang menunggunya, tetapi menikmati peristiwa yang ada sepanjang aliran yang panjang (mungkin melelahkah) mendapat banyak pengalaman untuk bekal (guna menerima tanggunggungjawab besar dan berat), Oleh karena itu "Mengalirlah terus.... sampai jauh.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar